4
560

โˆš Berapa Kali Mengawinkan Ayam Bangkok

Berapa kali mengawinkan ayam bangkok supaya mendapatkan hasil bermutu. Contoh pertanyaan seperti sangat umum bagi penghobi yang baru belajar ternak ayam khususnya jenis bangkok atau aduan.

Seperti halnya ayam kampun periode produksi ayam bertelur ada masanya dan tidak setiap hari dapat bertelur. Karena sudah dari jenisnya bukan ditujukan ayam komersil untuk mencukupi kebutuhan masyarakat baik daging atupun telurnya.

Ayam hobi mempunyai segmen pasar tertentu dan terdapat klasifikasi berdasarkan trah atau faktor keturunannya. Nah pada kesempatan kali ini kami akan berbagi informasi kepada sobat cara tepat mengawinkan ayam bangkok agar bisa maksimal hasilnya.

Usia Ayam Jago Siap Kawin

Usia Ayam Jago Siap Kawin

Dalam menjodohkan ayam tidak sedikit dari kita yang mengalami kesusahan. Baik ayam betina tidak mau dikawinkan atau sang jago justru mematuk induk betina sehingga ketakutan dan berujung tidak bertelur.

Sebenarnya ada metode yang bisa sobat lakukan secara khusus untuk ayam jago menjadi siap kawin. Umumnya ayam dikatakan jago ketika usianya melebihi dari 6 bulan. Sementara kematangan untuk dijadikan pejantan ayam minimal 8-10 bulan.

Permasalahan seperti terkadang kita tidak mengetahuinya. Akan tetapi kalau ayam betina bangkok sobat sudah pernah produksi menjodohkan dengan jago muda pun tidak masalah, karena dari salah satunya tidak sama-sama muda. Jadi solusinya dapat mengawinkan ayam apabila diantara keduanya ada yang sudah memasuki usia matang.

Umur Indukan Ayam Bangkok yang Bagus

Umur Indukan Ayam Bangkok yang Bagus

Dalam menyeleksi indukan ayam bangkok yang memiliki kualitas bagus untuk dikawinkan ayam pemacek ialah memiliki silsilah keturunan yang jelas dan berkualitas. Pasalnya ayam betina sangat mempunyai pengaruh besar dalam beternak ayam.

Sedangkan usianya yang bagus memilihnya dari anakan dan ketika pindah kandang ayam bisa menyesuaikan lingkungan yang baru. Alhasil resiko ayam mandul atau majir bisa diatasi dengan mudah. Selain melihat sampel anakannya juga bisa dijadikan tips untuk memilah lebih spesifik.

Untuk umur indukan ayam bangkok yang bagus terkait produksinya yaitu minimal 7-8 bulan sementara maksimalnya 4-6 kali mengerami. Kenapa kami sebutkan 6 kali produksi, sebab semakin tua ayam maka tingkat fertil telur dan masa bertelurnya semakin berkurang.

Meskipun beberapa kejadian yang berbeda ada yang masih bagus, tapi cara seperti ini bisa dijadikan antisipasi yang baik. Tidak hanya itu ketika ayam pindah tempat baru pun akan beradaptasi, apabila tidak dirawat dengan baik dampaknya ayam akan tidak akan bertelur lagi.

Berapa Kali Mengawinkan Ayam Bangkok

Cara mengkawinkan ayam bangkok

Apakah ayam bangkok dikawinkan setiap hari atau ada masa tertentu agar mendapatkan hasil telur yang fertil serta berkualitas tinggi? Dalam proses penjodohan ayam atau spesifiknya mengkawinkan ayam bangkok ada prosedurnya. Jadi tidak asal asalan saja bila ingin memperoleh DOC ayam yang terbaik.

Bahkan bisa dikatakan metodenya berbeda-beda karena permasalahannya tidak sekedar 1 dalam beternak ayam. Sebab kita akan langsung berurusan dengan hewan yang bernyawa. Agar sewaktu penjodohan ayam cepat bertelur, alangkah baiknya lakukan cara dibawah ini.

Menyiapkan Indukan Ayam Berkualitas

Sebelum mengajari kawin ayam pastikan sobat sudah memiliki ayam dewasa yang memiliki bobot dan bibitnya. Presentase ayam jantan nantinya bisa dikawinkan dengan betina sebanyak 3-4 ekor.

Akan tetapi untuk mendapatkan ayam indukan bangkok berkualitas bukanlah mudah selain menyiapkan dana dan cukup relasi juga menjadi faktor penentu pula. Hal untuk mendukung agar anakannya bisa dijual dengan harga mahal pastinya dari fisiknya yang terbaik.

Tidak itu saja ternyata faktor usia untuk melakukan proses perkawinan ayam juga tidak asal-asalan. Karena kalau terjadi bisa membuat rugi banyak sobat sendiri, maka dari itu jejak riwayat ayam akan dikawinkan pun perlu dianalisis sebaik mungkin.

Memastikan Ayamnya Dalam Kondisi Siap Kawin

Setelah mendapatkannya ayamnya kemudian sobat mengecek apakah sudah dalam kondisi untuk siap bertelur untuk betina dan jantannya sudah memasuki usia yang cukup matang.

Umur ayam bukanlah patokan utama, sebab beberapa kejadian ayam yang diberikan nutrisi pakan yang baik biasanya akan lebih cepat siap untuk mulai produksi. Jadi untuk memastikannya sobat dapat memegangnya ayam betina berdasarkan ciri-ciri ayam betina siap bertelur.

Mengaplikasikan Metode kandang Umbaran

Lalu berapa kali ayam bangkok mengkawinkan dalam sehari? Apabila sobat ini menerapkan pola umbar liar antara ayam jantan dan betina bebas beraktivitas ini cukup membiarkannya.

Guna mendukung percepatan proses kawin ayam sobat bisa sekalian menyediakan tempat bertelur dan makanan tambahan seperti jagung untuk memaksimalkan produksi telur dalam tubuh ayam betina.

Jika hendak meminimalisir ayam jantan bulunya rusak sobat dapat memisahkannya ketika sore hari dan dimasukkan pada kandang box atau umbaran khusus. Pemberian multivitamin juga perlu sobat aplikasikan sebagai penambah sumber energi dan ketika membuahi betina dapat lebih maksimal.

Menggunakan Sistem Kawin Duduk

Selanjutnya metode yang keempat ini membantu proses perkawinan ayam dimana kita melatih ayam jantan untuk dengan cara kawin duduk. Ketika menggunakan sistem seperti ini akan mudah dimanajemen hanya saja harus langsung ditangani oleh bantuan manusia.

Selain itu untuk silsilahnya juga semakin mudah dideteksi serta bisa dijadikan solusi untuk pencegahan ayam menjadi kurus atau bulunya rusak akibat dipatokin ayam betina. Waktu paling bagus untuk melatihnya yaitu sore hari yang tepatnya minimal jam 16.00 wib. Karena pada waktu inilah ayam akan naik birahinya dan biasanya akan mematuk orang ketika dipegang.

Memberikan Makanan & Jamu Ayam

Cara yang terakhir yakni memberikan makanan tambahan dan suplemen rangsangan ayam. Jadi kalau ada yang bertanya berapa kali mengkawinkan ayam bangkok yang ideal jawbannya adalah minimal 2 hari sekali dan bisa bebas apabila dengan konsep umbaran.

Masa perkawinan ayam bangkok bisa dihentikan setelah ayam betina menghasilkan telur 5 butir. Karena satu proses perkawinan ayam pejantan bisa membuahi beberapa telur, sehingga energi yang dikeluarkan lebih bisa dimaksimalkan untuk beberapa ayam betina.

Nah demikianlah rangkaian informasi yang bisa kami sampaikan untuk sobat dunia binatang tentang berapa kali mengkawinkan ayam bangkok. Mudah-mudahan dengan penjelasan diatas dapat bermanfaat untuk kita semuanya, sekian dan terima kasih.

Show Comments

No Responses Yet

    Leave a Reply