503

√ 5+ Tahapan Ternak Ayam Petelur Yang Baik & Benar

Ayam Petelur-Ayam tergolong ke dalam kelas aves yang telah di domestikasi oleh manusia untuk dimanfaatkan daging maupun telurnya, salah satu jenisnya yaitu ayam petelur. Ayam Petelur merupakan jenis ayam yang dikelompokkan berdasarkan produktivitas dan fungsinya yaitu ayam yang memiliki produktivitas tinggi dalam menghasilkan telur.

Jenis ayam ini mampu menghasilkan telur hingga 200 butir/ekor/tahun. Untuk lebih jelasnya mengenai ayam ini, simak ulasannya sebagai berikut.

Nama Latin Ayam Petelur

ayam petelur

Ayam  petelur yang biasa disebut juga ayam layer ini memiliki nama latin Gallus gallus domesticus. Dimana nama latin ini berarti unggas yang biasa dipelihara dan dimanfaatkan untuk keperluan hidup pemeliharaanya. Ayam merupakan binatang ternak yang paling lama dipelihara oleh manusia.

Jutaan tahun yang lalu manusia telah memelihara/ternak ayam secara tradisional untuk dimanfaatkan daging maupun telurnya.

Salah satu keuntungan memelihara hewan seperti ayam adalah hewan ini termasuk hewan yang mudah beradaptasi di segala tempat. Namun, bisnis jenis apapun pasti memiliki resiko termasuk ternak ayam.

Resiko beternak ayam petelur antara lain kematian, harga telur yang berubah-ubah, musim yang ekstrim, atau kurang rajin merawatnya sehingga menyebabkan ayam penyakitan hingga mengalami kematian.

Jenis Ayam Petelur

Jenis Ayam Petelur

Jenis ayam petelur dapat di golongkan menjadi dua, yaitu petelur ringan dan petelur medium. Dari segi penamaannya, dapat diketahui bahwa kedua jenis ayam ini dibedakan dari segi beratnya. Nah, untuk lebih jelasnya simak penjelasannya sebagai berikut.

  • Petelur ringan. Ayam jenis ini disebut juga ayam petelur putih. Ayam ini datang dari galur murni white leghorn. bulunya berwarna putih bersih serta berjengger merah.  Hewan ternak ini dapat bertelur sampai lebih 260 telur/tahun produksi. Sesuai dengan namanya petelur, ayam jenis ini memanglah spesial untuk bertelur saja hingga seluruh kekuatan dirinya diarahkan pada kekuatan bertelur. Ayam ini peka terhadap cuaca panas serta keributan, selain itu ayam ini gampang kaget. Apabila kaget, ayam ini produksinya dapat cepat turun, begitupun apabila kepanasan. 
  • Petelur medium. Ayam jenis petelur medium disebut juga dengan ayam dwi guna, yang berarti ayam yang memiliki manfaat ganda yaitu dapat menghasilkan telur, ayam ini juga menghasilkan daging. Bobot tubuh ayam ini cukup berat, beratnya ada diantara berat petelur ringan dan ayam broiler. Nah, inilah alasan mengapa ayam jenis ini dinamakan petelur medium. Tubuh ayam ini tidak kurus, namun juga tidak tampak gemuk, telurnya cukup banyak dan dagingnya yang banyak dapat dimanfaatkan.

Ciri-Ciri Ayam Petelur

Ciri-Ciri Doc Ayam Petelur

Sebelum masuk ke bahasan yang ini, sebelumnya di atas telah dijelaskan ada dua jenis ayam ini, yaitu petelu ringan dan petelur medium. Adapun ciri-ciri dari kedua jenis tersebut adalah.

  • Ciri-ciri petelur ringan. Ayam jenis petelur ringan memiliki ciri-ciri bulu berwarna putih dan badannya yang ramping. Selain itu, ciri-ciri ayam jenis ini dapat dilihat dari jengger dan matanya. Mata ayam ini bersinar dan jenggernya berwarna merah.
  • Ciri-ciri petelur medium. Untuk jenis petelur medium ciri utamanya dapat dilihat dari bobotnya yang cukup berat. Selain itu, jenis ayam ini berbulu coklat dan bentuk badannya cukup besar.

Pakan Ayam Petelur

Pakan Ayam Petelur

Pakan ayam petelur sebaiknya pilih berkualitas untuk menunjang hasil produksi telurnya. Perlu diketahui, pakan ayam yang berkualitas harus mengandung protein, karbohidrat, mineral, lemak serta vitamin. Pakan ayam pada umumnya yaitu berupa: Dedak, agung, premix, tepung ikan, putih telur, tepung daun, dan vitamin. Ada 3 macam jenis pakan yang biasa diberikan pada ayam ini, yaitu:

  1. Pakan Pabrikan. Pakan jenis ini dapat dan cocok diberikan untuk ayam yang sudah dara atau sudah siap bertelur. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, campurkan pakan pabrikan dengan dedak demi mencukupi kebutuhan gizinya.
  2. Pakan Campuran. Pemberian pakan campuran ini berupa campuran dari konsentrat, jagung dan dedak dengan campuran 35 %, 50 %, dan 15 %. Pakan jenis ini dapat diberikan untuk ayam yang telah dewasa. Berikan pakan campuran ini pada ayam rutin setiap hari.
  3. Pakan Hijauan. Pakan hijauan erupakan pakan tambahan yang dapat diberikan pada ayam dara maupun indukan/dewasa.jenis pakan ini sebaiknya diberikan seminnggu sekali atau paling cepat 5 hari sekali. Jangan berikan pakan ini terlalu sering.

Harga Pakan Ayam Petelur

Harga Pakan Ayam Petelur

Pakan ayam yang standar terdiri dari pakan campuran yaitu konsentrat, jagung, dan dedak padi. Untuk biaya keseluruhan pakan ayam ini sampai dapat panen adalah sekitar Rp 1.000.000.

Sedangkan untuk pakan pabrikan,harga pakan ayam petelur sangat bervariasi, biasanya di tentukan dengan jenis dan produk pembuatnya. Beberpa contohnya, yaitu:

  • Produk PT. East hope agriculture (Tipe: EH 818) : Rp. 239.000/karung
  • Produk PT. East hope agriculture (Tipe: EH 811 A) : Rp. 335.000/karung
  • Produk PT. New Hope (Tipe 7582) : Rp. 339.000/karung
  • Produk PT. New Hope (Tipe NHK 35) : Rp. 342.500/karung

Keuntungan Budidaya Ayam Petelur

Keuntungan Budidaya Ayam Petelur

Salah satu keuntungan budidaya ayam ini yaitu permintaannya selalu tinggi. Permintaan masyarakat terhadap telur setiap hari bertambah besar. Hal ini karena telur merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia yang sering disebut bahan sembako.

Banyak olahan makanan yang menggunakan telur sebagai bahan dasar,misalnya martabak,bolu, sale pisang dan lain sebagainya. Besar atau kecilnya Modal ternak ayam petelur tergantung dengan skala peternakan yang akan dijalankan.

Jika dalam skala kecil, maka modal yang akan dikeluarkan juga kecil, begitupun sebaliknya. Nah, untuk menjadi referensi dalam merencanakan ternak ayam ini, berikut kisaran modal yang harus dikeluarkan.

Modal Budidaya Ayam Petelur

Modal Budidaya Ayam Petelur

Untuk tahap pertama yaitu pembuatan kandang, biaya yang dibutuhkan sekitar Rp 8.000.000. Untuk  menghemat anggaran biaya, pembuatan kandang dapat juga menggunakan kayu bekas yang tak terpakai. Sedangkan untuk membeli bibit ayam yang siap telur sebanyak 100 ekor, biaya yang diperlukan sebesar Rp 5.000.000 (100 bibit x Rp 50.000). jenis Pakan ayam yang umum diberikan pada ayam ini ada tiga macam yakni bekatul, beras jagung dan konsentrat.

Biaya pakan yang dibutuhkan sampai panen sekitar Rp 1.000.000.  Jadi total estimasi modal usaha yang diperlukan untuk usaha budidaya ayam ini adalah sekitar Rp 14.000.00. 

Keuntungan Budidaya Ayam Petelur

Keuntungan Budidaya Ayam Petelur

Adapun perkiraan keuntungan yang akan dierima jika memutuskan diri untuk menjadi pengusaha budidaya ayam ini ialah, Misalkan :

100 ekor ayam menghasilkan 6 Kg telur/hari.
Harga telur Rp 14.000/Kg x 6 Kg/hari = Rp 84.000/hari
Keuntungan bersih per hari bisa dihitung dari pendapatan dikurangi modal pakan/hari (misal harga pakan Rp.32.000) yaitu: Rp 84.000 – Rp 32.000 = Rp 52.000/hari.

Keuntungan yang didapat= Rp 52.000 x 30 hari = Rp 1.560.000/bulan
selain itu, kotoran ayam juga termasuk keuntungan jika akan dijual dengan harga = Rp 10.000,00 per kantong. Sedangkan ayam afkir atau ayam yang sudah tidak bertelur masih bisa dijual dan menjadi ayam pedaging di pasaran dengan harga Rp 35.000/ekor.

Demikian ulasan lengkap mengenai ayam petelur, jenis-jenis hingga modal yang dibutuhkan untuk memulai budidaya ayam jenis ini. Untuk harga pakan ayam sendiri sewaktu-waktu dapat berubah, tergantung dengan kondisi ekonomi dan bahan pembuat pakan ayam tersebut.

Show Comments

No Responses Yet

    Leave a Reply