2594

√ Cara Menetaskan Telur Ayam Tradisional Dengan Kardus

Cara menetaskan telur ayam bisa dilakukan dengan metode alami & bantuan mesin tetas. Akan tetapi sebetulnya ada beberapa teknik sederhana. Mungkin masih banyak penghobi yang induk betinanya mengalami permasalahan baik tidak mau mengeram, sering turun dan memakan telurnya.

Tenang saja sobat dunia binatang, karena pada kesempatan kali ini kami akan berupaya memberikan informasi dan edukasi terkait menetaskan telur ini. Poin penting lainnya bahwa pengapliasiannya dari yang sederhana dan sangat kami sarankan untuk dicoba.

Sering mengalami gagal menetas telur ayam yang dierami indukan dan sudah menggunakan mesin tetas sekaligus. Padahal telurnya jelas verftil? Jadi begini dalam proses penetas ada hal yang perlu diperhatikan misalnya kelembaban, alas pengeraman, kualitas telur dan teknik tertentu agar hasil penetasan bisa maksimal.

Oleh maka dari itu disini kita semua akan belajar lebih dalam lagi terkait menetaskan telur, agar apa yang diinginkan lebih maksimal dan memenuhi targetnya. Apalagi sobat emang jalan rezekinya dari ini, tentunya pengetahuan semacam ini sangatlah penting. Untuk lebih detailnya, mari simak penjelasan kami dibawah berikut :

Menyeleksi Telur Tetas

Cara memilih ayam telur tetas

Langkah pertama yang bisa dilakukan untuk penetasan yaitu memilih telur yang memiliki kualitas baik. Karena metode penetasan juga dari berbagai telur ayam yang dihasilkan, maka dari itu sebaiknya menyeleksinya seperti berikut :

  • Berat minimal 50-65 gram
  • Keutuhan kulit telurnya
  • Warna kulit telur
  • Kebersihan dari kotoran
  • Kualitas cangkang telur ayam
  • Bentuknya oval, perbandingannya kurang lebih 2:3

Dari sedikit contoh poin diatas setidaknya memudahkan sobat dalam memilahnya agar hanya telur yang baik untuk dimasukkan penetasan. Sehingga meminimalisir pecah, tidak fertil dan busuk tatkala ditetaskan.

Cara Menetaskan Telur Ayam Dengan Kardus

Cara menetaskan telur ayam dengan kardus

Memang kalau mesin tetas harganya relatif mahal selain jarak dan ongkos kirimnya pun lumayan bagi orang yang tinggal dipedesaan. Apalagi mesin tersebut rata-rata diproduksi oleh perusahaan yang tidak bisa ditawar lagi harganya.

Namun bagi sobat yang tempat tinggalnya daerah pedesaan bisa memanfaatkan barang-barang sederhana yang tidak terpakai. Salah satu contohnya yaitu menggunakan kardus bekas yang cukup lebar dan tinggi yang tak digunakan lagi.

Ayam pedaging dan petelur sejatinya tidak sama dengan ayam kampung makanya untuk memproduksinya menjadi DOC membutuhkan pembuahan pejantan dan alat tetas. Bahkan terkadang ayam yang sifatnya mengeram juga trouble, oleh hal itu paling tidak bisa diatasi dengan demikian :

Alat & Bahan Penetasan

  1. Kardus minimal ukuran 30×30 cm
  2. Kayu/Bambu
  3. Kabel
  4. Lampu
  5. Thermostat & Thermometer
  6. Paku
  7. Baki/Botol dipotong setengah sebagai tempat air
  8. Kawat atau Tali Rafia
  9. Sekam Padi/Serbu Kayu
  10. Peralatan lainnya solatip, lakban, gunting, cutter dan sebagainya.

Untuk alas kami tidak menyarankan menggunakan bekatul karena sangat beresiko terhadap ayam ketika memecah dari telurnya. Sebab dapat menyebabkan kebutaan dan menempel ke seluruh badan ayam. Jadi sebaiknya hindari saja ya sobat dunia binatang.

Cara Pembuatan Mesin Tetas (Kardus)

Cara menetaskan Telur Ayam Dengan Kardus

Jika semua bahan seperti lampunya belum dipasang maka sebaiknya persiapkan obeng, korek & gunting. Apabila sudah berikutnya menyiapkan semua alat-alatnya dan mengecek terlebih dahulu, agar tidak ada yang kurang ataupun tertinggal. Berikut metode pembuatannya versi kami :

  • Merapatkan dan membentuk kardus layaknya konstruksi mesin penetasan.
  • Tambahkan kayu/bambu sebagai rangka penguatnya
  • Buatlah lubang kiri dan kanan kardus untuk menjepit kabel lampu dan tempat air.
  • Lubangi bagian atas kardus sebagai ventilasi udara kisaran 3-5 cm
  • Sambungkan thermostat dengan aliran lampu
  • Taburkan sekam padi/serbuk kayu
  • Pasang tempat air, jika dengan botol jangan lupa diikat agar tidak tumpah
  • Sesudah semunya terpasang colokkan lampu ke sumber listrik dan cek semua komponen sudah sesuai dan lampu pun menyala.
  • Masukkan thermometer sebagai pengukur suhu di dalamnya. Pastikan bahwa semuanya hanya telur ayam bukan dari bebek/angsa.
  • Ingat batas penas dan kelembaban setiap jenis telur unggasnya.

Cara Telur Ayam Menetas Dari Kardus

Sebelum terlebih dalam mengetahui metode terkait tutorialnya sobat semuanya wajib memahami beberapa hal berikut ini. Poin pertama yakni terkait masa ayam mengeram dimana hal tersebut harus dibalik dengan teratur setiap harinya. Kedua yakni sobat berhenti bolak balik agar calon anak ayam yang akan menetas bisa dengan mudah dan sempurna.

Dama masa menetaskan dengan kardus air didalamnya jangan sampai habis. Selain itu telur ayam dapat menetas kurang lebihnya 21-22 hari baru bisa dipindahkan. Paling tidak bulunya sudah kering dan bisa berjalan bila ingin memindahkannya.

Kemudian pengaturan suhu ruangan tetas dari hari 1-18 yakni 37-38 derajat celcius. Namun jika sudah memasuki hari 19-21 maka dinaikkan mencapai 39 derajat celcius juga bisa dibiarkan dalam kondisi 38 derajat saja.

Untuk kelembapanya itu relatif saja, ketika pengeraman kelembapan terus disetting antara 50-55% hari pertama hingga ke 18. Tetapi pada hari ke 19-21 maka periode tersebut kelembapan ditambah sedikit antara 60-65%.

Ketika telur sudah 3 hari maka dicek bahwa mengisi/fertil jika gagal langsung diambil agar tidak membusuk dan meletus. Apabila sudah memasuki masa menetas maka sebaiknya ventilasi udara dibuka dengan bertahap. Hal ini supaya memenuhi penyuplaian oksigen ke embrio yang melalui cangkang telur ayam.

Alhamdulillah bila telur-telur ayam yang praktikkan sobat berhasil menetas hingga 80-95%. Sebelum semuanya menetas sebaiknya menyiapkan kandang anakan ayam tersebut, jika bingung ukuran dan biayanya, akan kami lampirkan desain kandang ayam tersebut.

Cara Menetaskan Telur Ayam Tanpa Lampu

Cara menetaskan telur ayam alami

Alternatif kedua jika dalam kondisi darurat induk stres dan tidak mau mengerami telurnya kembali langkah yang bisa lakukan dalam genting ini yakni membuatkan secara tradisional. Bahkan beberapa peternak pun masih yang tidak percaya dengan metode tanpa lampu ini.

Mungkin secara logika memang demikian, tapi sudah ada yang mencobanya dan berhasil hingga menetas. Lalu apa alat dan bahan yang dijadikan media penetasan telur ayam tersebut? Tenang walaupun dinegara iklimnya tropis dan sebagian yang dinginnya minta ampun masih ada jalan keluarnya kok, simak pemaparan dibawah berikut :

Bahan/Media Penetasan Telur Tradisional

  • Siapkan kayu papan
  • Karung Goni/Plastik
  • Gabah/sekam padi kering
  • Keranjang bambu yang rapat

Andai semua bahan sudah terkumpul berikutnya sobat menyiapkan telur-telurnya yang akan ditetaskan. Sebelum itu pastikan bahwa buka telur ayam buras tanpa dibuahi oleh pejantan, sebab tidak akan menetas malah bisa membusuk lalu meletus.

Cara Menetaskan Telur Tanpa Lampu

cara menetaskan telur ayam tanpa lampu

  • Jemurlah padi kurang lebih selama 4 jam lalu sangrai hingga padi/sekam tersebut benar-benar kering namun tidak sampai gosong.
  • Pemanfaatan pengeraman ini menggunakan dari panas gabah dan sekram kurang lebih 24 saja. Lakukan hingga hari ke 18 dengan meletakkan telur tersebut disusun rapi tanpa ditumpuk.
  • Siapkan nampan bambu bulat dan sediakan 2 kotak pengeraman lalu satu meja penetasannya.
  • Pilihlah telur yang tadi diseleksi kemudian masukkan ke keranjang/nampan bulatnya, kurang lebihnya seperti gambar diatas.
  • Untuk meja penetas pertama yakni desain seperti tempat tidur lalu diisi sekam kering tadi dengan ketebalan 10 cm merata. lalu ditutup dengan karung goni hingga menyeluruh dan tutup telurnya dengan goni agar panasnya seperti dierami induknya asli.

Diatas merupakan tips dari kami untuk menetaskan telur ayam, bebek dan unggas lainnya secara manual tanpa lampu. Semoga dengan teknik diatas membuahkan hasil yang maksimal dan lancar peternakan sobat semuanya.

Penyebab Telur Ayam Gagal Menetas

penyebab telur ayam gagal menetas

Gagalnya telur unggas baik ayam dan sebagainya salah satunya karena malposi jumlahnya kurang 2% dari telur yang ada pada masa inkubasi. Selain itu ada faktor lainnya seperti adanya pejantan yang mengganggu, tempat pengeraman dan sebagainya.

  • Penyimpanan terlalu lama
  • Suhu pengeraman kurang sesuai
  • Pejantan/betina kurang subur
  • Menetasnya terlalu cepat
  • Bentuk telur tidak normal
  • Faktor kualitas pakan
  • Gangguan pejantan ditempat mengeram
  • Pengoperasian mesin penetas tidak benar
  • Induk betina terlalu & sering produksi
  • Kekurangan gizi seperti vitamin A & B12.

Demikianlah rangkaian informasi yang bisa kami sampaikan mengenai cara menetaskan telur ayam , semoga dengan pengetahuan baru diatas dapat bermanfaat untuk kita semua. Mohon maaf jika penyampaian kami masih banyak kekurangan, sekian dan terimakasih.

Show Comments

No Responses Yet

    Leave a Reply